Gresik, Mediator Jurnal TV
Proyek Saluran Irigasi yang sedang dikerjakan oleh Pemdes Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, mendapat sorotan dari berbagai pihak karena diduga dikerjakan secara asal-asalan.
informasi dari papan proyek, pekerjaan itu bersumber dari Dana Desa anggaran tahun 2024. dengan Volume tinggi 1.30 meter dan panjang 78.68 meter.
Banyak pihak yang mengkritisi metode pengerjaan yang diterapkan, beberapa masalah utama ditemukan dalam proyek ini, khususnya terkait penggunaan batu dan adukan. Batu yang digunakan ukurannya beragam, banyak volume ukuran batu yang seharusnya harus dibelah terlebih dahulu karena ukurannya terlalu besar.
Terlebih lagi, terpantau dilokasi, pekerjaan tersebut juga diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi. Pasalnya, proyek itu di kerjakan diatas genangan air tanpa melakukan pengeringan terlebih dahulu, entah apa alasannya?.
Diketahui, prosedur yang benar dalam pemasangan TPT pada saluran irigasi adalah dengan menggali terlebih dahulu, kemudian menambahkan adukan sebagai dasar sebelum menempatkan batu. Setelah batu diletakkan, lapisan adukan lainnya harus ditambahkan di atasnya.
“Yang benar adalah menggali dulu, lalu kasih adukan di bawah, baru batu, dan atasnya kasih lagi adukan. Bukan batu dulu baru adukan, yang saya ketahui,” jelas Aris Gunawan, Pentolan LSM FPSR. Senin (16/12/2024).
Pentingnya dasar yang kuat dalam pemasangan batu untuk TPT ditegaskan oleh Aris, Menurutnya, pemasangan yang benar harus memiliki dasar yang kuat agar pondasi tahan lama dan mampu menahan derasnya air saat terjadi banjir.
“Pemasangan sepatu harus ada dasarnya supaya memperkuat pondasi, agar tahan lama dan tahan derasnya air bila banjir,” tambahnya.
Pertanyaannya kemudian, kemanakah Pengawas Dinas teknis terkait atau Kecamatan terkait ?, mengapa para pekerja ini dibiarkan bekerja tanpa pengawasan?.
Diketahui, Tembok penahan tanah saluran Irigasi memiliki peran krusial dalam mencegah terjadinya longsor dan memastikan saluran berfungsi dengan baik.
Dengan adanya pengawasan yang baik, pembangunan saluran irigasi diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat karena aliran air akan lebih terarah dan mengurangi dampak negatif terhadap lahan pertanian serta pemukiman warga.
Sampai berita ini ditayangkan, Kades Pacuh, imron hamzah belum bisa dikonfirmasi, dihubungi melalui whatsapp di nomor 08133xxxxx23 tidak direspon.







