Mediator Jurnal TV
Jakarta – DPRD Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Reses ke-2 Masa Persidangan 2 Tahun 2025-2026 dengan Anggaran Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di wilayah kerjanya.
Salah satu poin utama yang dibahas dalam kegiatan ini adalah permasalahan terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ditemukan fakta bahwa hampir 800 siswa di wilayah SMA Rorotan tidak dapat melanjutkan sekolah akibat kesalahan input data yang dilakukan oleh pihak sekolah. Selain itu, isu pendidikan juga menyinggung mengenai sekolah swasta yang menerapkan sistem gratis, salah satunya adalah Sekolah Alkhariyah yang berlokasi di Lagoa, Koja.
Di sektor kesehatan, muncul keluhan dari warga terkait kesulitan mendapatkan kamar rawat di RS Islam. Diduga adanya keterlibatan oknum di balik permasalahan ini. Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E, Bang Anggi, permasalahan tersebut dapat diselesaikan. Hal ini disampaikannya merespons apa yang diutarakan oleh pihak yang menangani bidang kesehatan tersebut.
Tak hanya itu, isu kesejahteraan masyarakat juga menjadi sorotan, khususnya terkait masalah lansia yang memiliki kartu bantuan namun dananya belum kunjung cair. Berbagai permasalahan tersebut disinggung langsung oleh Bang Anggi dalam kegiatan reses kali ini.

Kegiatan serap aspirasi ini dilaksanakan bersama warga Kalibaru, khususnya dari RT.01 s.d. 12 RW 06. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua RW.06 Bapak H. Abdul Karim, perwakilan LMK Bapak Suwarno, serta perwakilan FKDM Kelurahan Kalibaru Bapak Mas Baus.
Turut hadir pula Anggota DPRD Komisi E Provinsi DKI Jakarta, Bapak Anggi Arando Siregar S.I.Kom., M.Sos., didampingi oleh tokoh masyarakat sekitar Kelurahan Kalibaru serta Koordinator Bang Wempy. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan menjadi langkah nyata perwakilan rakyat dalam mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi warga.
Pewarta: Toni Hermanto







