Batas Kabupaten Gowa-Takalar di Kalase’rena Terlihat Kumuh, Tokoh Adat dan Aktivis Soroti Citra Budaya dan Dugaan Pembiayaan Oknum

Mediator Jurnal TV

Gowa – Kondisi di batas wilayah Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar, tepatnya di Kelurahan Kalase’rena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, kini menjadi sorotan publik. Area tersebut terlihat kumuh akibat banyaknya warung yang didirikan secara bebas di perbatasan dua kabupaten tersebut.

Karaeng Sitti Nuraeni Daeng Takilo, keturunan pemangku adat Kesultanan Kerajaan Kembar Gowa Tallo, menyampaikan kekecewaannya terkait kondisi tersebut. Menurutnya, pemandangan di batas Gowa-Takalar ini sangat memalukan bagi masyarakat Kabupaten Gowa yang dikenal memiliki budaya bersih dan beradab. “Apa yang terlihat di batas Gowa Takalar sangatlah memalukan kita dari Kabupaten Gowa, yang punya budaya bersih dan beradab,” ucapnya melalui media yang dihubungi.

Di tempat terpisah, Koordinator Daerah (Korda) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Syarifuddin Sultan juga memberikan tanggapan keras terkait permasalahan ini. Ia menilai, kondisi kumuh di perbatasan tersebut merupakan bentuk pembiayaan yang merusak citra budaya dan adat istiadat Kabupaten Gowa.

Lebih jauh, Syarifuddin menduga bahwa pembiayaan terhadap pendirian warung-warung bebas tersebut dilakukan karena adanya keuntungan yang didapat oleh oknum pemerintah di wilayah tersebut. “Apa yang terjadi di batas Gowa Takalar tersebut adalah bentuk pembiayaan yang merusak citra budaya adat istiadat kabupaten Gowa. Diduga pemerintah melakukan pembiayaan, karena mendapatkan keuntungan buat oknum pemerintah di wilayah tersebut,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Gowa maupun Kelurahan Kalase’rena terkait sorotan yang disampaikan oleh tokoh adat dan aktivis tersebut. Masyarakat pun berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menata kembali area perbatasan tersebut agar tidak merusak citra budaya dan kenyamanan lingkungan.

Pewarta: Team Media

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *