LAMPUNG//Media Jurnalis MJTV —
Diduga Prastowo selaku Kepala Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran melakukan
tindak pidana korupsi dana koran.
Dugaan ini berawal saat awak media menghubungi Prastowo melalui via telfon dan whatsapp guna menanyakan pembayaran atau dana koran kepada Prastowo. Hal tersebut dipertanyakan oleh awak media karena hanya koran di Desa Sidodadi saja yang belum dibayar. Sedangkan koran yang ada di desa lain sudah dibayar.
Namun bukannya memberikan respon dengan menjawab telpon ataupun chat whatsapp yang dikirimkan awak media, Prastowo justru seperti “menghilang” dan sering kali mengganti nomor hp nya.
Saat awak media menghubungi Bendahara Kantor Kepala Desa Sidodadi yaitu Ardy Irfan, ia justru bingung tentang dana apa yang sedang ditanyakan oleh awak media.
” Uang apa bang? ” ucapnya
Jawaban Ardy Irfan selaku Bendahara Kantor Desa Sidodadi seolah seperti tidak pernah melakukan pembayaran koran. Hal tersebut cukup aneh karena tidak mungkin seorang bendahara tidak mengetahui untuk apa saja dana desa digunakan.
” Cairan aja belum dd, tahap 1 minta langsung ke kades aja, tahap 2 belum cair ” jawab Ardy
Perbuatan seperti ini seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang Kepala Desa, mengingat Prastowo adalah orang nomor satu di desanya. Dana koran saja tidak ada kejelasan, apalagi dana desa. Memberikan contoh serta pelayanan yang baik kepada masyarakat menjadi hal yang seharusnya dilakukan. Apalagi berkaitan dengan kerjasama, sebagai mitra kerjasama seharusnya saling support dan memenuhi apa yang seharusnya dipenuhi.
Sikap yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran membuat awak media menduga bahwa Prastowo telah melakukan tindak pidana korupsi dana koran. Awak media berharap kepada Kecamatan, Dinas PMD, Ekspetorat, Tipikor Polres Pesawaran dan Polda Lampung untuk memperhatikan Kepala Desa Sidodadi.
Dalam waktu dekat ini, media yang dipimpin Paisal akan melaporkan Prastowo ke Ekspetorat Pesawaran, Tipikor Polres Pesawaran, dan Tipikor Polda Lampung
( Paisal / Fitriani )







