Gowa, – Mediator Jurnal TV
Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Tanakaraeng Terkait Pengolahan Patikan Kebo Dalam Bentuk Sediaan Topical (Salep dan Gel) untuk Penanganan Luka.
Tim dosen dan mahasiswa dari Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin (IIKP) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Tanakaraeng Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dengan pengenalan dan pengolahan tanaman Patikan Kebo (Euphorbia hirta) dalam bentuk sediaan topical (Salep dan Gel) sebagai solusi untuk penanganan pada luka.
Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa merupakan hasil kolaborasi antara kampus Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia dengan Universitas Hasanuddin. Dalam acara ini, dosen yang berperan adalah Samsir (Ketua Pelaksana dari prodi DIII Keperawatan IIK Pelamonia), Abd. Karim (Anggota Pelaksana dari DIII Farmasi IIK Pelamonia), dan Ryryn Suryaman Prana Putra (Anggota Pelaksana dari FKM Universitas Hasanuddin), serta dua mahasiswa dari IIK Pelamonia.

PKM ini berbentuk pelatihan dan sosialisasi mengenai pemanfaatan tanaman Patikan Kebo (Euphorbia hirta) kepada Kader Posyandu Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Oktober 2025 dengan interaksi langsung bersama kader.
Samsir, sebagai Ketua Tim pelaksana PKM menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian Masyarakat yang dilakukan dengan kolaborasi dosen dan mahasiswa IIK Pelamonia dengan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai penggunaan dan pengolahan tanaman Patikan Kebo (Euphorbia hirta) dalam bentuk sediaan topical Salep dan Gel untuk penanganan luka.

“Sumber Pendanaan pada kegiatan ini berasal dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (DPPM Kemendikti Saintek), yang bertujuan untuk mentransfer ilmu teknologi dari institusi pendidikan tinggi kepada Masyarakat melalui kader kesehatan,” ungkapnya
Dalam pernyataan resmi pada Sabtu (11/10/2025). Samsir menambahkan bahwa tanaman Patikan Kebo (Euphorbia hirta) sangat mudah ditemukan karena tumbuh subur di sekitar tempat tinggal masyarakat desa Tanakaraeng, namun pada umumnya kader dan masyarakat belum mengetahui manfaatnya. Hal ini menjadi dasar bagi tim PKM untuk memberdayakan Kader Posyandu dengan memperkenalkan Patikan Kebo, menjelaskan manfaatnya dan cara penggunaannya, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk penanganan luka.
Samsir dan Abd. Karim menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu desa Tanakaraeng Kec. Manuju Kab. Gowa dalam mengolah patikan kebo menjadi sediaan topical untuk penanganan luka.
Masyarakat dianggap perlu untuk memahami dan memiliki keterampilan yang baik dalam menggunakan Patikan Kebo. “Oleh karena itu, kami dari tim PKM Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin berusaha untuk membantu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan Kader dalam pemanfaatan Patikan Kebo,” jelasnya.
Abd. Karim, dosen dari program studi DIII Farmasi di Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin, menambahkan bahwa dalam kegiatan PKM ini, ia memberikan penjelasan mengenai kandungan yang terdapat di dalam Patikan Kebo yang dapat digunakan untuk penyembuhan luka.
Di samping itu, ia juga menunjukkan cara pengolahan dalam bentuk sediaan topical Salep dan Gel. Pada kegiatan PKM ini, komunikasi yang efektif sangat dibutuhkan dengan memperhatikan latar belakang para peserta yang hadir. Pelatihan mengenai teknik komunikasi disampaikan agar para peserta PKM memahami cara komunikasi yang efektif agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dimengerti dengan baik

“Jika pesan dari tim pelaksana PKM dipahami dengan baik oleh peserta, maka program yang disampaikan akan diterima dengan baik, dan tujuan dari program dapat tercapai,” ujar Dosen Farmasi dari IIK Pelamonia ini.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Rektor IIK Pelamonia Dr. Bdn. Ruqaiyah, S.ST., M.Kes., M.Keb atas dukungan dan arahannya selama proses kegiatan berlangsung.
Dengan diadakannya pelatihan PKM ini, diharapkan kader posyandu desa Tanakaraeng dapat memahami dengan baik cara pengolahan patikan kebo untuk penanganan luka sehingga menjadi perpanjanagan tangan dalam mensosialisasikan kepada Masyarakat luas.
Laporan: SS/AK







