MBG SPPG Desa Paranglompoa Dinilai Tidak Memenuhi Standar, Warga Soroti Kualitas Menu

Mediator Jurnal TV

GOWA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, menuai sorotan dari warga. Pasalnya, menu makanan yang diterima dinilai tidak memenuhi standar kelayakan gizi dan porsi sebagaimana tujuan utama program tersebut. (09/01/2026)

Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, terlihat satu paket MBG hanya berisi potongan jagung rebus, tempe goreng, satu potong ayam goreng berukuran kecil, sedikit sayuran, serta satu buah pisang. Pada paket lain, terdapat tambahan roti, telur, dan kerupuk tempe dalam kemasan, namun tetap dinilai minim dari sisi variasi dan kecukupan gizi, khususnya bagi anak-anak.

Sejumlah warga menilai komposisi tersebut belum mencerminkan prinsip gizi seimbang, baik dari aspek porsi protein, sayuran segar, maupun olahan makanan yang layak konsumsi. Selain itu, penyajian makanan dalam wadah stainless dinilai belum sepenuhnya menjamin kualitas dan kebersihan jika tidak disertai pengawasan ketat.

“Program ini sangat baik tujuannya, tapi yang kami terima di lapangan jauh dari harapan. Untuk anak-anak, porsi dan menunya seharusnya lebih diperhatikan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap pihak pengelola SPPG Desa Paranglompoa, serta instansi terkait di tingkat kecamatan dan kabupaten, dapat melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari perencanaan menu, standar gizi, hingga pengawasan distribusi.

Program MBG sendiri merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Karena itu, pelaksanaannya di tingkat desa diharapkan benar-benar sesuai dengan pedoman dan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG Desa Paranglompoa belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut. Redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna keberimbangan informasi.

Pewarta: Team Media

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *