Mediator Jurnal TV
Gresik – Monitoring dan evaluasi bersama anggota DPRD Kabupaten Gresik dan Serap Aspirasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) digelar di Kantor Desa Tanjung Kedamean Gresik Rabu, (29/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran koperasi desa dalam menggerakkan potensi ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hadir dalam acara ini para pengurus Koperasi Merah Putih Desa Tanjung Kedamean Gresik , Dari pihak Pemerintah Kecamatan, dan anggota DPRD Kabupaten Gresik, seta bainsa dan Koramil.
Yahya Dan saifudin, Anggota komisi IV DPRD Gresik menyampaikan bahwa program koperasi desa menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ia berharap keberadaan koperasi dapat menjadi wadah ekonomi produktif yang dikelola secara
profesional dan transparan.
“Saya berharap kepada para kepala desa bisa melihat peluang di desanya untuk menonjolkan produk-produk yang bisa di manfaatkan menjadi icon di desa masing-masing dan dapat menambah (PAD) pendapatan asli desa jadi meningkat, Koperasi Desa Merah Putih. Dengan begitu, koperasi dapat berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar politisi dari Fraksi PKB tersebut.
Selain itu, ia juga menekankan agar koperasi tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Menurutnya, KDMP harus mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik swasta, antar-desa, maupun dengan pemerintah provinsi, guna memperluas jaringan dan memperkuat modal usaha.

“Koperasi juga bisa bekerja sama dengan swasta atau antar-desa. Bahkan dengan provinsi pun bisa, supaya pengembangannya lebih baik,” tambah Mas Yahya dan sapaan Akrabnya.
Terkait pengelolaan sumber daya manusia (SDM), Mas yahya menyampaikan bahwa pemerintah desa telah memiliki gambaran tentang warga yang memiliki potensi dan kemauan untuk terlibat aktif dalam pengelolaan koperasi.
Sementara itu, Anggota DPRD komisi IV Gresik, Yahya, menegaskan kerjasama mencari peluang di butuhkan ketekunan dalam setiap produk-produk yang mau di bawah ke rana KDMP di masing-masing desa.
“Instruksi terkait penyaluran dana sudah ada, bahkan Sekda Gresik juga sudah menyampaikan hal tersebut. Kepala desa sudah memahami aturan itu, namun hingga kini belum semuanya melaksanakan,” jelas Yahya.
Ia menambahkan, pihaknya telah meminta Camat Kedamean untuk mengingatkan para kepala desa agar segera menyalurkan dana tersebut jika sudah cair, agar kegiatan koperasi dapat segera berjalan.
“Harapan kami, jika KDMP mampu mengelola dan mengembangkan dana dengan baik, maka koperasi juga bisa memberikan kesejahteraan bagi anggotanya, termasuk dalam hal pemberian gaji bagi pengurus,” imbuhnya.
(Team/Heni Kuswito)







