Oknum Anggota Propam Polda Kalteng Berpangkat IPDA Inisial CDR arogan ,aniaya rekan nya

Mediator Jurnal TV

Palangkaraya tgl 6 Febuari 2025 .

Miris ,lagi – lagi Salah satu Oknum Anggota Propam Polda Kalteng di duga arogan tega menganiaya Rekan letingnya sendiri hanya karna masalah uang Taktis .
HP mengalami Cidera dan langsung jatuh sakit akibat tindakan brutal sang oknum Anggota Propam yang di ketahui berpangkat IPDA

menurut Hp dirinya di jemput paksa di saat jam piket kerja di kantor Polsek tempat dirinya bertugas ,entah apa salah saya ,tiba tiba saya di jemput paksa malam itu pada hari Selasa malam sekitar pukul 20 ,00 wib ,Tampa ada surat perintah ataupun undangan yang di tujukan kepada saya ,tutur HP lemas melalui via telpon nya WhatsApp nya kepada Ketua Tim Lapangan .

Saya mengalami sakit ulu hati saya serta sesak nafas ucap HP terdengar lemah dari via WhatsApp nya , terkait penganiayaan tersebut koramban menuturkan dirinya tak pernah ada hutang piutang kepada Oknum Ipda CDR tersebut ,saya heran tau tau saya di jemput paksa di bawa ke ruang Propam Polda Kalteng Malam itu .

Namun sebelumnya saya sempat mendengar Bahwa Bos saya atau Komandan saya ibu Kapolsek sedang telponan dan bicara dengan Oknum Anggota tersebut entah apa yang mereka bicarakan via telpon WhatsApp nya , tidak lama setelah telpon berhenti ,mendadak datanglah Tiga Anggota dari Polda Kalteng langsung menjemput saya secara paksa Tampa basa basi Tampa ada surat perintah Tampa ada undangan ,tutur HP kepada awak media .

Namun hp menerangkan dirinya saat di ruang Propam Polda Kalteng di aniaya di tampar secara membabi buta oleh oknum anggota berpangkat IPDA yang saya kenal adalah leting saya sendiri tegas HP.

Di ruang tersebut Oknum Anggota tersebut memaksa saya agar segera membayar hutang senilai 21 juta lebih ,saya kaget hutang apa ,saya tanya ,si Oknum Anggota Propam tersebut menjawab uang ku kamu pakai ,bayar sekarang bentaknya ,yang membuat saya kaget Tampa ada siaga saya langsung mendapatkan tamparan di bagian perut dan bagian ulu hati ,tuturnya .

Saya gak pernah berhutang dengan Oknum Anggota Propam Ipda CDR tersebut ,tapi saya memang ada di titip oleh Bu Kapolsek uang Taktis hasil dari setoran dari berbagai pihak salah satunya adalah bisnis Solar yang di antar ke kampung kampung ,tutur HP kepada Ketua Tim lapangan.

Ibu Kapolsek Pahandut Kota Palangkaraya saat di hubungi awak media berulang ulang buat konfirmasi bahkan chating WhatsApp berpuluh puluh ,namun tak satupun di respon .

Niat awak media meminta hak jawab dari ibu Kapolsek yang di duga otak dari penganiayaan tersebut .

Hp berharap agar Kedua Oknum tersebut Ibu Kapolsek Pahandut dan oknum Anggota Propam yang udah menganiaya saya agar segera di proses ,saya keberatan ,karna saya tersakiti oleh Perilaku Komandan saya yang sering memaksa agar mencari uang dengan secara paksa ,sering saya di bawa ibu komandan buat beroperasi malam cari mangsa ,saya selalu menolak ,tegas HP.

Besar harapan saya agar kasus dugaan kekerasan serta tindak penganiayaan yang saya alami agar segera di tindak lanjuti pula ,

Semoga bapak Kapolresta dan Bapak Kapolri bisa menindak tegas oknum oknum yang udah menjadikan saya sakit seperti ini ,ucap HP.

Sampai berita ini di terbitkan Kapolsek Pahandut Kompol Volpi belum ada respon sama sekali ,dan Oknum Anggota Propam Polda Kalteng yang di duga melakukan penganiayaan , tak bisa terhubung karna kontak telponnya susah di temukan .

Penulis : Irawatie

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *