Bengkulu Selatan, MediatorjurnalTV — Pemdes Tungkal 1 Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan menggelar Pelatihan dan penyuluhan Perlindungan Perempuan dan Anak di Balai Desa setempat, Selasa (26/08/2025).
Kegiatan ini di isi oleh Pemateri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)Kabupaten Bengkulu Selatan.
Hadir dalam acara tersebut Kades Tungkal 1 Andri Eko Oktavianto, BPD, PLD, TP.PKK Desa dan Aparatur Desa serta tokoh masyarakat dan pemuda.
Kepala Desa Tungkal 1 Andri dalam sambutanya mengatakan ada beberapa poin penting yang harus diketahui masyarakat dalam materi perlindungan anak, terutama orang tua harus mengubah pola asuh anak mulai dari lingkungan terkecil itu keluarga, pola pendekatan terhadap anak, lalu kebutuhan sandang pangan anak,serta kesejahteraan anak.
“Kita jangan hanya memperhatikan kemajuan IPTEK anak, tapi tidak dengan IMTAK anak. Hanya karena kita tidak mau dianggap kuno kita memberikan teknologi kepada anak tanpa di awasi,”Ujar Andri.
Lanjutnya, mempersiapkan generasi muda selain pembangunan, juga dalam kesiapan mereka memasuki dunia rumah tangga. Bahwasanya rumah tangga harus dibentuk dari pembangunan karakter. Dimana siap secara mental, jasmani dan rohani.
“Inilah siklus kehidupan, dimana mulai dari mereka lahir, menjadi anak-anak, remaja, sampai dewasa. Nah, masuk fase rumah tangga, mereka harus jadi orang tua yang produktif sehingga terjadi simbiosis mutualisme didalamnya,”ungkapnya.
“Anak-anak kita harus diberikan pahaman terkait tempat-tempat yang merupakan wilayah privasi mereka. Dimana selain ibu atau ayah, orang lain tidak boleh menyentuh wilayah-wilayah privasi tersebut, seperti pantat, mulut, dada, kemaluan meskipun seorang dokter. Kecuali dalam pengawasan orang tua sendiri, dan kegiatan ini bersumber dana nya dari Dana Desa ( DD) dalam kapasitas Peningkatan Sumber Daya Manusia”Tutup kades.
Pewarta (Ozy)







