Makassar, Mediator Jurnal TV
Momentum bulan suci ramadhan yang penuh berkah dan pengampunan ini. Menjadi moment yang tidak terabaikan oleh semua Ummat muslim didunia dan terkhusus di SMKN 10 Makassar.
Bulan Ramadhan 1445 Hijriah tahun 2024 kali ini, SMKN 10 Makassar memanfaatkan momen tersebut untuk melatih dan memberikan pendidikan kerohanian kepada siswa-siswinya.

Sebagaimana hasil wawancara dengan panitia kegiatan pesantren kilat SMKN 10 Makassar. Ibu Sri Rahmayana Syam, S.Pdi, M.Id saat ditemui Mediator Jurnal TV menyampaikan.
” Jika kegiatan keagamaan, kami melaksanakan pesantren kilat. Yang pelaksanaannya senin sampai jumat. Dari pukul 8 pagi sampai pukul 2 siang. Materinya tentang Tahara dengan sholat, praktek wudhu, sholat dan tadarrusan atau mengaji.

Kegiatan lainnya untuk ramadhan tahun ini, kami punya Jurnal ramadhan. Yang setiap siswa-siswi, kami siapkan satu siswa-siswi satu lembar jurnal ramadhan. Dan sifatnya kerja sama dengan orang tua siswa-siswi dirumah untuk memonitor dan memberikan paraf pada lembaran jurnal tersebut, ucapnya
Harapan Bu Sri Rahmayana atas kegiatan pesantren kilat SMKN 10 Makassar kali ini. “Harapan kami pastinya, kebahagiaan siswa-siswi beribadah itu makin mereka rasakan. Bahwa ibadah itu indah, ibadah itu membahagiakan.
Dan ketika itu mereka belajar agama bersama dengan temannya, tentu ada saling berbagi. Diantara mereka ada yang sudah pandai mengaji dan ada yang masih kurang.Yang nantinya diantara mereka saling berbagi untuk membaca Alquran.
Dan beberapa panitia juga telah membantu kami untuk kembali memonitor. Bagaimana Tahara mereka dan bagaimana mereka berwudhu, ucap Bu Sri Rahmayana
Wakasek SMKN 10 Makassar Muh. Takbir, S.Pd, MM saat ditemui diruang kerja. Mengatakan, antusiasme siswa-siswi SMKN 10 Makassar saat mengikuti pesantren kilat, sangat besar sekali.
Tentu dengan adanya pesantren kilat dan amaliah ramadhan ini, yang tentunya bisa menyentuh kepada siswa-siswi dan kita semua. Agar apa yang mereka ikuti selama pelaksanaan pesantren kilat tersebut, menyentuh kedalam jiwa dan hatinya dan perubahan terkait kerohanian tentunya, harapnya
Tentang jam belajar agama bagi siswa-siswi, wakasek SMKN 10 Makassar Muh. Takbir, S.Pd, MM mengatakan. “Kita tetap ada literasi namanya. Sebelum belajar itu, tetap ada literasi setiap harinya. Demikian pula pada hari jumat, kita fokus pada pembelajaran literasi dan P5 atau Al Quran dan P5. Mudah mudahan dengan adanya pesantren kilat ini atau amaliyah ramadhan ini. Bisa menambah siraman kalbu anak anak siswa-siswi SMKN 10 Makassar, harapnya
Red. MJTV







