Jakarta, Mediator Jurnal TV
Prahara tentang kisruh yang terjadi di lahan wisata kuliner Kalijodoh, menjadi berita viral di setiap akun sosmed dan website media online maupun TV digital. Dimana perseteruan antara dua kubu telah terjadi kesalahpahaman antara anggota Andi Asiz Karaeng Ngemba, SH dengan kubu Jamal.
Dari informasi team media, jika aktivitas wisata kuliner kalijodoh selama ini. Berada dibawah pengawasan Andi Asiz Karaeng Ngemba. Namun seiring berjalannya waktu, tanpa adanya klarifikasi kepada Andi Asiz Karaeng Ngemba. Jika Jamal dijadikan sebagai pengawas di objek wisata kuliner tersebut.
Namun selama ini, Andi Asiz Karaeng Ngemba tidak mempermasalahkan. Namun Jamal yang merasa kuat, melakukan aksi untuk membongkar dua rumah keluarga Andi Asiz Karaeng Ngemba yang ada dikawasan wisata kuliner kalijodoh. Sehingga mengusik rasa kekeluargaan Andi Asiz Karaeng Ngemba untuk melakukan klarifikasi kepada pemerintah. Yang ternyata tidak tahu menahu tentang pembongkaran tersebut.

Sehingga apa yang tidak di inginkan, terjadi perseteruan antara anggota Andi Asiz Karaeng Ngemba dengan Jamal. Dan terjadinya perang yang menggunakan senjata tajam dan busur. Yang mengakibatkan Jamal terkena busur di bagian samping kiri perut.
Saat ini, wisata kuliner kalijodoh dalam pengawasan kepolisian dan anggota Andi Asiz Karaeng Ngemba. Dan lokasi objek wisata kuliner kalijodoh tersebut, kini dalam kondisi aman dan terkendali.
Syarifuddin sebagai bagian dari PROJAMIN Sulawesi Selatan melalui media ini. Mengucapkan selamat kepada Waketum DPP PROJAMIN Andi Asiz Karaeng Ngemba, SH. Atas keberhasilannya menyelamatkan aset objek wisata kuliner kalijodoh.
Semoga atas perjuangan Andi Asiz Karaeng ngemba SH telah kembali sebagai penguasa kalijodoh , dengan Rahmat Allah SWT. Kedepannya objek wisata kalijodoh tambah meriah dan terkenal dengan menu menu makanan kuliner parawisata kalijodoh yg terkenal luas selama dipegang Andi Asiz Karaeng ngemba SH, ucapnya







