Makassar, –
Proyek Rehabilitasi ruang pamer Museum Makassar. Yang menelang anggaran kurang lebih 2 milliard, Tahun anggaran 2022. Sampai saat berita ini diterbitkan belum juga terbayarkan sisanya ke kontraktor pelaksana.
Kepala dinas Pariwisata Makassar yang coba dihubungi di kantornya. Sangat sulit untuk ditemui. Bahkan terkesan tertutup, untuk memberikan informasi tentang pembayaran museum tersebut.
Kepala Museum Ibu Harlah pada saat menjabat menyampaikan ke pengawas Proyek rehabilitasi ruang pamer. Jika Proyek museum yang awalnya ingin dikerjakan langsung oleh konsultan pengawas. Namun Dinas tidak memberikan, karena tugasnya mengawasi.
Pada akhirnya, proyek rehabilitasi ruang pamer yang dilaksanakan CV. Batangkaluku. Berjalan tidak stabil, karena bongkar pasang terus menerus. Itu dikarenakan konsultan tidak merujuk kepada RAB proyek rehabilitasi ruang pamer. Tapi diduga ada tendensi lain.
Dimana dugaan, jika konsultan punya keinginan melaksanakan, tapi tidak kesampaian. Selain itu, proyek telah diperiksa oleh inspektorat dan hingga kini pembayaran tidak terselesaikan. Alasannya pergantian kepala dinas baru, jadi harus dari awal lagi Pemberkasanny.
Setelah ganti kepala dinas, tetap berjalan sama, dijanjikan untuk pembayaran. Namun tidak ada kejelasan, setelah pihak kontraktor di panggil ke inspektorat. Ditemukan berkas pembayaran di inspektorat, tidak ada nilai yang harus dibayarkan. (Berita Bersambung)
Pewarta: Team media







