Bengkulu Selatan || MediatorjurnalTV – Proyek rabat beton dan drainase di Dusun Padang Sali, Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, diduga dikerjakan asal-asalan. Jalan rabat beton sepanjang 63 meter dan lebar 3 meter yang menelan anggaran Rp 211.021.000 tersebut sudah mengalami kerusakan parah, seperti retak dan mengelupas, hanya dalam waktu 2 tahun setelah pembangunan.
Masyarakat merasa kecewa dan mencurigai adanya unsur kecurangan dalam proses pembangunan, Jelas Kerusakan proyek ini menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat dan negara. “Jalan ini belum lama dibangun, tapi sudah rusak. Mungkin material yang digunakan tidak sesuai atau proses pengerjaannya asal-asalan,” ujar salah satu warga.

Warga meminta pihak berwenang, seperti Inspektorat dan Dinas terkait, untuk melakukan audit terhadap proyek ini. Mereka menuntut evaluasi dan pertanggungjawaban atas anggaran proyek yang dinilai telalu besar. “Harus ada evaluasi dan pertanggungjawaban. Kenapa anggaran proyek dengan volume seperti ini bisa lolos,” ujar warga lainnya.
Pembangunan infrastruktur desa yang berkualitas harus menjadi prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat. Proyek-proyek desa perlu diawasi dengan ketat untuk memastikan anggaran digunakan dengan baik. Upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pemerintah desa masih diupayakan.
( Tim )







