Gowa, MEDIATOR JURNAL TV
Perguruan seni beladiri pencak silat TAPAK SUCI yang kepengurusannya tersebar di seluruh Indonesia. Melaksanakan Open Turnamen di tempat yang dikenal dengan wisata alamnya Malino Kec. Tinggimoncong Kab. Gowa. 27 Juni 2024
Open Turnamen Pencak silat TAPAK SUCI tersebut. Di agendakan mulai tanggal 27 sampai tanggal 30 juni 2024 Di depan gedung secata TNI Malino Kab. Gowa
Salah satu tokoh pesilat Tapak Suci Irfan Mansyur yang juga salah satu dewan Redaksi media ini menyampaikan. Jika dirinya masuk dalam jajaran wasit Open Turnamen Pencak Silat TAPAK SUCI tersebut.
Diikuti 722 orang peserta yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia yakni Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku dan Sulawesi Selatan.
Acara Dari kepala Kesban pol Kab. Gowa dan dihadiri oleh pimpinan pusat Tapak suci pendekar besar A Fannan dan pendekar utama Mahnud Dan secata Rimdam 14 Hasanuddin pimpinan wilayah Tapak suci SUL SEL ketua umum Muhammadiyah kab Gowa kapolres Gowa mewakili dan Dewan pendekar pelatih Tapak suci Turnamen Nasional Pencak silat Tapak Suci
Sebanyak 722 peserta mengikuti Open Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rewako Cup I di Lapangan Prayuda Secata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (27/6/2024).
Ketua Pimpinan Daerah 177 Tapak Suci Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan, turnamen Tapak Suci mengukir sejarah Gowa khususnya
Dia menyebut, ini pertama kali diadakan Open Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rewako Cup I di Malino.
“Ini menjadi kebanggaan kita semua karena perhelatan ini diikuti oleh sejumlah provinsi dan beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan,” katanya
Lanjutnya, pada open turnamen ini penilaiannya akan dilakukan secara digital dengan menggunakan aplikasi skoring digital.
“Jadi para peserta tidak perlu khawatir, kami dari tim panitia termasuk wasit akan berlaku adil terhadap setiap pertandingan, sehingga para peserta yang menag dalam pertandingan ini dapat pulang membawa kejuaraan dengan dada samgat bangga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gowa, Mappasomba mengatakan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas para atlet pencak silat yang ada di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan tercipta dan terjaganya intensitas pertandingan maupun kejuaraan maka mutu dunia olahraga bisa ditingkatkan secara bertahap, sehingga pada saatnya nanti akan muncul atlit atlit yang berkualitas yang dapat mengharumkan nama Gowa,” katanya

Menurutnya, pelaksanaan pertandingan pencak silat ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dunia olahraga.
Khususnya, kualitas atlet-atlet pencak silat yang akan berlaga di open turnamen nasional pencak silat tahun 2024 ini.
“Saya yakin keikutsertaan seluruh atlet ini tidak saja akan semakin meningkatkan kemampuan namun juga akan bisa memacu prestasi para atlet lokal,” bebernya.
Ia berharap semua perguruan bisa senantiasa menempatkan dan menjunjung tinggi jiwa serta semangat sportivitas dan fair play di atas segala-galanya kepada para wasit dan panitia open turnamen ini.
“Saya berharap para wasit dan panitia dapat bertindak adil dalam membuat keputusan sesuai dengan aturan permainan yang ada dengan senantiasa mengutamakan obyektifitas atau realita yang ada,” katanya
Mansyur/Redaksi







