MUSDA APKLI JAKARTA UTARA: PENGURUS BARU DIKUKUHKAN, SIAP DORONG KEMAJUAN PEDAGANG

JAKARTA – Mediator Jurnal TV

Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Wilayah Jakarta Utara telah berhasil melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) sebagai wadah tertinggi pengambilan keputusan organisasi. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPW APKLI DKI Jakarta, guna mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030.

Dalam acara pengukuhan tersebut, hadir Nana Suhendar, selaku Wakil Sekretaris DPW APKLI DKI Jakarta. Kehadiran beliau menjadi bukti perhatian dan dukungan penuh dari pengurus pusat wilayah terhadap regenerasi dan keberlanjutan organisasi di tingkat daerah.

Melalui hasil musyawarah dan keputusan resmi yang disahkan dalam forum tersebut, ditetapkan susunan pengurus APKL Jakarta Utara periode 2026–2030 dengan komposisi sebagai berikut:

✅ Ketua: Sughi Prayitno
✅ Sekretaris: Toni Hermanto
✅ Bendahara: Tari Hartati

Pengukuhan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa perubahan, peningkatan kesejahteraan, dan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh anggota serta pedagang kaki lima di wilayah Jakarta Utara.

Dalam amanatnya, Nana Suhendar berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja secara profesional, transparan, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menata perekonomian perkotaan.

“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan pedagang. Kami dari DPW DKI Jakarta siap mendukung setiap langkah kerja nyata yang pro rakyat dan pro ekonomi,” ujar Nana Suhendar.

Sementara itu, Ketua terpilih, Sughi R, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk memimpin organisasi dengan semangat kebersamaan, menjaga hubungan baik dengan pemerintah, serta memperjuangkan kenyamanan dan kelancaran berusaha bagi seluruh pedagang kaki lima di Jakarta Utara.

Kepengurusan baru ini ditargetkan dapat segera menyusun program kerja nyata, mulai dari pembinaan, penataan lokasi usaha, hingga advokasi hukum demi kemajuan ekonomi masyarakat pedagang kaki lima.

Pewarta: Toni Hermanto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *